Selasa, 28 Juli 2009

Bacaan di Kala Tanggal Tua

Kejadian ini bermula ketika secara tak sengaja aku berpapasan dengan tukang Mie Ayam keliling yang biasa beredar di depan rumah. Siang itu, kulihat dia tengah berasyik masyuk di pinggir jalan, cekikikan sendiri sambil melihat sesuatu yang ada di tangannya.

Bahkan saking asiknya, gerobak mie ayam itu ditinggalkannya begitu saja, seakan mengundang pemulung jail untuk mengangkutnya.

Karena penasaran, diriku pun bertanya.
"Mas Jason" (panggil saja demikian, karena dia sering dipanggil Son ama pelanggannya) "Son.. mie ayamnya siji maning sooon..".
"Lagi apa kok asik bener di pojokan?" tanyaku

"Eh mas ganteng..."( satu hal yang aku suka dari Jason adalah : Orangnya
suka bicara Jujur!)

"Ini mas, lagi update status!!..."

WADEZIG!!

"Weehhh... njenengan fesbukan juga to??" tanyaku heran

"Ya iyalah mas... hareee geneee ga fesbukan?!...
"Lagian kan lumayan juga buat menjaring pelanggan lewat fesbuk, kata pak Hermawan Kertajaya kan dalam berdagang kita harus selalu melakukan diferensiasi termasuk dalam hal pemasaran mass.. "

GLEK!! kalah guah
Gw yang sering naik Kereta ke jawa aja gak tau kalo ada yg namanya Hermawan Kereta Jaya

"Emang mas update statusnya apa?" tanyaku penasaran

"Nih mas aku bacain ya :
Promo Mie Ayam, beli dua gratis satu mangkok, beli tiga gratis nambah kuah, beli empat gratis timbang badan... takutnya anda obesitas... segera saya tunggu di prapatan komplek, depan Warung Nasi Uduk Ibu Adjie. Mie Ayam Jason : Melayani dengan Hati... ampela, usus dan jeroan ayam lainnya.."

GUBRAK!!
Dua kosong untuk mas jason...
Guah yg uda lama fesbukan aja ga bisa bikin status se atraktif dia..

Tapi ada yg aneh pas kulirik ke henpon yang dia pake aku kira henponnya blekberi atau minimal nokia seri baru yang uda bisa pake internetan.

Selidik punya selidik, ternyataa... henponnya lawas bin jadul... alias HP yang masih monokrom, suara belum poliponik, dan masih pake antena luar kayak radio AM.

GUSSRAKKK!!!..
Pusing guah.....
Kok bisa, lah wong gprs nya ajah ga ada!!!...

"Mas, tapi kok bisa update fesbuk pake henpon sederhana gitu?" (takut nyinggung peranakan die, gue bilang aja HP sederhana)

"Gimana caranya?? "

"Owwh.. gampang mas, saya tinggal nulis statusnya lewat SMS lalu kirim ke Tri?" jawab dia datar

"Ohh.. mas nya pake Kartu Three ya? Yang gratis internetan itu?"

" Bukaaaan mas, Tri itu lengkapnya Tri Ambarwati... "

"Dia itu pacar saya, sama-sama dari Brebes, yang kerjaannya jagain Warnet 24 Jam!
Jadi kalo butuh update, tinggal sms dia aja nanti dia yang gantiin status saya, Lha wong dia tiap hari di depan komputer jagain warnet!!!.."

(Busyett....)

"Paling sebagai balesannya" seakan ga peduli wajah ku yang berubah karena Bingung dia melanjutkan bicaranya
"saya gratisin mie ayam seminggu sekali... murah to..." dengan enteng nya perkataan itu keluar dari mulutnya...

Mendadak kepalaku pusing Bagaikan menderita dehidrasi akut sekaligus hipotermia tingkat tiga, aku limbung mendengar jawaban spektakuler dari mas jason...

BRUK!!

"lho mas.. mas... jadi beli mie ayam ndak...kepriben kiye?"


MAU UPDATE STATUS GRATIS?
PAAKE TRI

MAU???






letter from my best friend

Jumat, 24 Juli 2009

Michael Jackson & Syahidah Marwa al-Sharbini

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Marilah kita mensedekahkan Al-fatehah atas Arwah Syaidah Marwaal-Sharbini.

Antara Michael Jackson & Syahidah Marwa al-Sharbini

Saya sedih, bukan karena kematian MJ yang dipuja jutaan orang di dunia.Tapi saya sedih, karena pada saat yang sama, berlangsung perkebumian seorang muslimah yang Insya Allah menjadi seorang syahidah karena mempertahankan jilbabnya.

Marwa Al-Sharbini, seorang ibu satu anak yangsedang mengandung tiga bulan, syahid akibat ditikam sebanyak 18 kali oleh seorang pemuda Jerman keturunan Rusia yang anti-Islam dan anti-Muslim. Tapi berita ini, sama sekali tidak saya temukan di tv-tv kita, negara yang mayoritas penduduknya Muslim, bahkan mungkin, tak banyak dari kita yang tahu akan peristiwa yang menimpa Marwa Al-Sharbini.

Ribuan orang di Mesir yang mengantar jenazah Marwa Al-Sharbini ke tempat istirihatnya yang terakhir, memang mungkin banyak orang yang menangisi kepergian Michael Jackson. Marwa hanya seorang ibu dan bukan superstar seperti MJ.

Tapi kepergian Marwa Al-Sharbini adalah lambang jihad seorang muslim. Marwa Al- Sharbini mempertahankan harga dirinya sebagai seorang Muslimah yang mematuhi ajaran agamanya meski pun untuk itu ia kehilangan nyawanya.

Marwa Al-Sharbini ditikam di ruang sidang kota Dresden, Jerman saat akan memberikan kesaksian atas ancaman terhadapnya. Ia mengadukan sorang pemuda Jerman bernama Alex W yang kerap menyebutnya "teroris" hanya karena ia mengenakan jilbab. Dalam suatu kesempatan, pemuda itu bahkan pernah menyerang Marwa dan berusaha melepas jilbab Muslimah asal Mesir itu.

Di persidangan itulah, Alex kembali menyerang Marwa, kali ini ia menikam Marwa Al-Sharbini berkali-kali. Suami Marwa yang berusaha melindungi isterinya, malah terkena tembakan pihak berkuasa keamanan pengadilan yang berdalih tak sengaja menembak suami Marwa yang kini dalam kondisi kritis di rumah sakit Dresden.

Peristiwa ini sepi dari pemberitaan di media massa Jerman dan mungkin dari pemberitaan media massa asing dunia karena yang menjadi korban adalah seorang muslimah yang dibunuh oleh orang Barat yang anti-Islam dan anti-Muslim.

Situasinya mungkin akan berbeda jika yang menjadi korban adalah satu orang Jerman atau orang Barat yang dibunuh oleh seorang ektrimis Islam. Beritanya dipastikan akan gempar dan mendunia.Itulah sebabnya, mengapa di tv-tv kita cuma sibuk dengan pemberitaan pemakaman Michael Jackson yang mengharu biru itu.

Tak ada berita pemakaman Syahidah Marwa Al-Sharbini yang mendapat sebutan "Pahlwan Jilbab". Tak ada protes dunia Islam atas kematiannya. Tak ada tangisan kaum muslimin dunia untuknya.

Tapi tak mengapa Marwa Al-Sharbini, karena engkau akan mendapatkan tempat yang paling mulia di sisi ALLAH SWT. Seiring doa dari orang-orang yang mencintaimu. Selamat jalan saudariku, maafkan kami jika kurang peduli.

Note : Untuk bapak2 para "teroris", kalo mau ngebom jangan atas namakan jihad atau islam!!!, jangan teriakkan Allahu Akbar untuk membunuh orang2 tak berdosa, Islam juga cinta damai. Peace men...

Wassalam

a letter from my best friend

free counters